7 Hal yang Sering Terlupakan saat Memotret

7 hal saat memotret
7 hal saat memotret
7 hal saat memotret

Menurut pokermania88 pernahkah anda merasa kesal disaat menemukan hasil potret yang tak memuaskan dari lensa kamera smartphone? Jangan terburu-buru guna menyalahkan perangkatmu tersebut. Terlebih andai lensa yang tersemat pada ponselmu ialah teknologi yang belum terlampau jadul atau ketinggalan zaman.

Mungkin kekeliruan ada dari kurangnya perhatian anda terdapatperlengkapan ponsel pintar yang terdapat di sakumu itu. Untuk membina kembali hubungan baik dengan smartphone sekaligus menemukan hasil potret yang baik dengannya, terdapat baiknya andai kamu mengikuti sejumlah langkah yang sudah kami rangkum di sini.

1. Jaga kesucian lensa kamera handphone
Lensa yang kotor dapat dijamin bakal menghasilkan sebuah potret yang tak cocok harapan. Walau tidak banyak merepotkan, tidak terdapat salahnya untuk menyediakan waktu sejenak dan mengasuh lensa kamera yangterdapat pada perangkatmu tersebut.

Guna membersihkannya dengan hasil yang maksimal, ambilah suatu kain berjenis microfiber. Berkat permukaan kain yang lembut dan berserat banyak, debu atau kotoran yang menempel pada kaca pelapis lensa kamera ponsel mu bakal terangkat dengan mudahnya. Namun, andai kamu berada dikondisi yang mendesak atau terburu-buru, kain pada T-Shirt juga dapat menjadi opsi yang tepat guna membersihkannya.

Pastikan anda tidak mengerjakan gerakan yang kasar. Cukup kerjakan gaya mengelap yang memutar, tetapi sedikit menekan, sampai-sampai debu atau kotoran bakal terangkat semuanya.

2. Gunakan tombol shutter di layar atau tombol volume
Banyak perlengkapan yang menawarkan pelbagai cara untuk memungut foto,laksana menggoyangkan tangan, bersenyum dan mengepalkan tangan. Namun, tahukah kamu andai saat ini teknologi itu masih terbilang belum sempurna? Bukan rasa modern yang didapat, malah dapat jadi anda kesal dibuatnya.

Maka dari itu, tidak terdapat salahnya andai kamu tetap berdiri teguhguna mengambil potret melalui tombol shutter pada layar atau tombol volume. Pasalnya, masa-masa respon dari teknik lama ini bakal jauh lebih cepat dikomparasikan sensor gerakan yang menjadi fitur dari kamera ponsel kamu. Dengan masa-masa respon yang lebih cepat, maka hasil potret yang memuaskan dapat dipastikan muncul dengan mudahnya.

3. Manfaatkan fitur Quick-Launch Camera
Telah tidak sedikit perangkat Android yang dibekali dengan fitur akses kamera cepat atau quick-launch camera. Melalui fitur tersebut, anda akan mendapat akses yang cepat ke software kamera bawaan, walau perlengkapan barada dalam situasi terkunci.

Walau fitur ini tidak menjamin anda mendapatkan hasil potret yang maksimalkan, namun anda dipastikan dapat menangkap gambar-gambar langka yang mungkin melulu terjadi sekali dalam seumur hidup.

4. Biasakan memungut gambar dalam posisi landscape
Banyak kaum hawa yang lebih memilih posisi potrait dalam mengabadikan wajahnya, khususnya dalam ber-selfie. Posisi tersebut diandalkan mampu membuat format wajah menjadi lebih ramping. Namun, rupanya hasil potret yang lebih baik bakal di dapatkan ketika posisi yang dimanfaatkan ialah Landscape, terlebih dalam menciduk gambar suatu pemandangan atau jumlah objek yang banyak. Di samping gambar yang didapatkan akan lebih luas, penangkapan titik cahaya natural dalam posisi ini jauh lebih baikdikomparasikan dengan posisi potrait. Tidak melulu itu, tekstur yang tergores pada hasil potret pun bakal semakin kental, dengan tingkat noise yang lebih rendah.

5. Kurangi pemakaian flash
Bagi suatu kamera DSLR, flash bakal mengiri disaat tingkat cahayapaling minim, demikian pula dengan smartphone. Banyak masyarakat yang percaya andai flash bakal menjadi senjata ampuh dalam menghadirkan kualitas potret yang sempurna, tetapi kenyataannya urusan tersebut merupakan kekeliruan paling besar.

Cobalah kurangi pemakaian flash, khususnya dalam mengincar objek-objek yang hidup. Di samping hasil potret akan kehilangan cita rasa naturalnya, flash pun mengakibatkan objek yang diciduk kamera tampak seram, sebab perbedaan warna yang sangat menyeluruh antara objek dan lingkung sekitarnya. Usahakanlah tetap memakai pencahayaan natural. Dengan begitu, kamu dapat menghindari pelbagai hal negatif yang dibuat oleh flash, khususnya cat eyes atau mata kucing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *